Showing posts with label KEUANGAN DAN INVESTASI. Show all posts
Showing posts with label KEUANGAN DAN INVESTASI. Show all posts

Monday, September 1, 2014

Active Income And Pasivve Income

   Pada artikel kali ini, penulis akan mengulas tentang active income and pasivve income. Beberapa hari yang lalu, saya ketemu dengan seorang teman yang kebetulan usianya sangat lebih tua dari saya. kebetulan teman tersebut suka berpergian, travelling di dalam negri dan ke luar negri. saya bertanya pada teman saya itu, kok bisa sih pak jalan-jalan terus. Emang bapak bekerja dimana pak sekarang? jawab bapak itu dengan rendah hati, saya punya usaha kecil-kecilan mas sambil investasi.
  Setelah lama kami bercaka-cakap, akhirnya dia menceritakan pengalaman dia berkerja di perusahaan swasta dan mengumpulkan pundi-pundi uang sedikit demi sedikit. Dengan uang yang dia kumpulkan sedikit-demi sedikit, akhirnya sang bapak bisa membeli beberapa bidang tanah. pada tahun ke 8 dia bekerja, akhirnya diputuskanlah untuk keluar dari pekerjaanya dan membuka usaha kecil-kecilan. Sebagian tanah yang dia beli waktu itu dia sewakan untuk ditanami, sebagian lagi dijual untuk modal usaha. Ternyata usaha bapak tersebut adalah ekspor kerajinan dari bambu, dan sebagian tanahnya dia tanami bambu... cukup dulu ceritanya disini...
  Menurut Robert Kyosaki manusia menurut pekerjaan dan pendapatannya bisa dibedakan menjadi 4 macam. sebelum menelisik lebih jauh, ada baiknya kita melihat pada gambar dibawah:

dicopas dari millionaireacts.com
Dari gambar diatas, 4 macam orang menurut pekerjaan dan pendapatanya adalah sbb:
  1. E=Employee (kuadran kiri). orang pada posisi ini adalah seorang pekerja dengan gaji tetap tiap bulan. pekerjaan yang dimaksud disini meliputi: pekerja swasta, pns.
  2. S=Self Employee (kuadran kiri). orang pada posisi ini adalah seorang entepreuner untuk diri sendiri, usaha sendiri dan menggaji diri sendiri. meliputi : Dokter, Artis, Pengacara.
  3. B=Business Own (kuadran kanan). orang dengan posisi ini adalah seorang pemilik bisnis dan mempunyai pekerja, namun masih berkecimpung mengurus bisnisnya tersebut. meliputi : enterpreuner dengan beberapa pekerja, owner suatu perusahan.
  4. I=Investor (kuadran kanan). orang dengan posisi ini walaupun tidak bekerja, akan tetap hidup dengan gaya hidupnya, uang akan mengalir kekantongnya walaupun dia tidak bekerja. meliputi: investor besar dll
Nah kita sebagai masyarakat cerdas diharapakan untuk bisa berpikir positif  dan memilih mau menjadi bagian apa dalam hidup ini. Selalu bekerja cerdas...
Semoga bermanfaat

sumber http://www.millionaireacts.com

Thursday, August 28, 2014

TIPS INVESTASI

Di era globalisasi saat ini, sangatlah penting untuk mempunyai pendapatan yang lebih. Berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan pasif income, salah satunya adalah dengan berinvestasi. Banyak cara berinvestasi, namun banyak masyarakat yang belum mengetahui cara berinvestasi yang aman.
Masyarakat Indonesia pada umumnya menyukai skema " permainan Investasi" yang pada akhirnya malah menyebabkan kerugian yang besar, yang parahnya lagi menyebabkan uang modal hilang. Maka dari itu, sebelum melakukan investasi harus mengetahui betul investasi apa yang aman, cocok dan bagus buat masyarakat. Berikut merupakan Penipuan-penipuan investasi:
  1. MMM (Mavrodi Mondial Moneybox) diperkenalkan oleh 
    Mavrodi Mondial Moneybox
    Mavrodi Mondial Moneybox
    Sergey Mavrodi. Permainan uang ini adalah dengan cara menyetor uang ke upline A. sedangkan penyetor B sendiri harus mencari cara agar mendapatkan nasabah yang kemudian akan menyetor ke rekening B yang kemudian menjadi upline dari C. begeitu seterusnya, yang pada akhirnya, nasabah paling akhir yang tidak bisa mendapatkan downline menjadi rugi. Jadi hati2 apabila ada skema penipuan investasi yang seperti ini.
  2. GTIS (Golden Trader Indonesia Syariah), ini juga merupakan salah satu penipuan dengan cara investasi emas. Masyarakat yang ikut di penipuan investasi ini disuruh menyetor sejumlah dana yang dicadangkan sebagai emas. kemudian tiap bulan nasabah penyetor dana akan menikmati imbal hasil sebesar 2,5% per bulan. Namun setelah nasabah menerima beberapa kali imbal hasil, manajemen GTIS menghilang, dan akhirnya nasabah GTIS mengalami kerugian yang luar biasa.
  3. Saham Bodongan, hati2 dengan skema ini, saham bodongan biasanya di bandari oleh seseorang yang biasanya mengaku mempunyai PT tertentu yang sedang tumbuh dan berkembang. Nasabah yang tertarik akan di iming2i imbal hasil yang tinggi tiap bulanya. nasabah pertama yang ikut di permainan investasi ini, biasanya "dibuat kaya" oleh sang bandar. setelah itu akan mempengaruhi orang lain untuk ikut masuk menjadi nasabah. 
Daftar diatas merupakan beberapa skema penipuan investasi yang sangat merugikan, jadi berhati-hatilah.
Investasi apakah yang benar-benar aman? berikut beberapa investasi yang aman:
  1. Deposito : deposito merupakan investasi paling aman menurut penulis, namun memiliki beberapa kelemahan, antara lain bunga yang ditawarkan tidak terlalu besar 6-9% per tahun, kemudian uang tidak bisa diambil sewaktu-waktu.
  2. Reksadana : reksadana merupakan instrumen investasi menarik, alasanya saat ini Indonesia sedang tumbuh sekitar 5-6,5% per tahun oleh sebab itu saham2 perusahaan juga tumbuh yang diakibatkan oleh laba perusahaan, sehingga reksadana pun ikut terkerek pertumbuhannya. perloehan rata2 per tahun fluktuatif +15%.
  3. Saham : Saham  merupakan investasi yang beresiko tinggi dan ber-return tinggi pula. saham bluechip dalam waktu 1 tahun bisa menghasilkan pertumbuhan 20-50% per tahun. sedang saham saham lapis 2 dan lapis 3 bisa menghasilkan perumbuhan 100% per tahun. Namun resikonya juga besar, saat sebuah perusahaan merugi, harga sahamnya bisa turun 100% bahkan lebih. Jadi berhati-hati dan belajarlah sebelum investasi di saham. (ritelinvestor.blogspot.com)
  4. Tanah : investasi tanah juga menguntungkan, tapi liquiditasnya tidak secepat saham. kelemahannya yaitu perlu berurusan dengan notaris dan pejabat pembuat akta tanah, selain itu penjualannya kadang memerlukan waktu yang lama.
  5. Emas : emas bersifat fluktuatif seperti saham, sangat dianjurkan untuk membeli emas batangan dan bukan emas virtual. emas batangan sewaktu-waktu bisa dijual kembali. kelemahanya: anda harus menyimpan batangan emas atau dititipkan bank dengan membayar biaya penitipan.
Demikian artikel tips investasi semoga bermanfaat....